Senin, 02 April 2012

Bulan Maret XI-IA 7

Banyak hal terjadi, tiba2 aja udah ganti nama XI-IA 7 dari X-10
Sekolah lagi ada adimiyata, jadi sebagai murid yang baik kita bantu-bantu di taman bunga bersama Bu Weni, wali kelas kami. . .





Ini hasil jepretan dari poncellnya Ivana, tapi aku aja deh yang share in. . .
Hope we always together, guys !!!

Senin, 05 Maret 2012

Soal FISIKA Kelas X Sem 2-Setya Nurachmandani

A. Pilihlah jawaban yang benar dengan menuliskan huruf a, b, c, d, atau e
di dalam buku tugas Anda!

1. Roni mempunyai titik dekat 50 cm dan titik jauh di tak terhingga. Agar
dapat membaca dengan jelas pada jarak 30 cm, maka kacamata yang
harus dipakai Roni harus berkekuatan ….
a. -0,33 dioptri d. 2 dioptri
b. 0,33 dioptri e. 3,33 dioptri
c. 1,33 dioptri
2. Jarak titik api objektif dan okuler suatu mikroskop adalah 1,5 cm dan 5 cm.
Suatu benda yang diamati terletak 5/3 cm di bawah lensa objektif. Mata
normal yang memiliki titik dekat 25 cm mengamati mikroskop dan
berakomodasi pada jarak 45 cm. Perbesaran mikroskop adalah ….
a. 10 kali d. 40 kali
b. 20 kali e. 50 kali
c. 30 kali
3. Jarak titik api objektif dan okuler sebuah mikroskop berturut-turut adalah
1,8 cm dan 6 cm. Wawan mengamati mikroorganisme menggunakan
mikroskop ini dengan tidak berakomodasi. Jika jarak antara objektif dan
okuler 24 cm, maka jarak mikroorganisme dengan lensa objektif adalah
….
a. 1 cm d. 4 cm
b. 2 cm e. 5 cm
c. 3 cm
4. Sebuah lensa cembung dobel (double convex) tipis mempunyai jari-jari
kelengkungan sebesar 40 cm dan dibuat dari kaca (n = 1,65). Panjang fokus
lensa tersebut adalah ….
a. 20 cm d. 31 cm
b. 25 cm e. 36 cm
c. 26 cm
5. Pada penggunaan lup dalam waktu yang lama, sebaiknya benda diletakkan
di ….
a. di belakang lensa
b. di titik apinya
c. pada jarak baca normal
d. di antara jarak baca dan titik apinya
e. di antara titik api dan lensa
6. Sebatang lilin setinggi 5 cm ditempatkan di depan cermin cekung sejauh
20 cm. Jika jarak fokus lensa tersebut sebesar 15 cm, maka ukuran bayangan
lilin adalah ….
a. 11 cm d. 14 cm
b. 12 cm e. 15 cm
c. 13 cm
7. Jika api kompor diperbesar pada saat air yang ditumpangkan di atasnya
sedang mendidih, maka ….
a. suhu air tetap
b. kecepatan air mendidih bertambah
c. suhu air bertambah
d. kecepatan air mendidih tetap
e. air terbakar
8. Panjang sebuah batang logam pada suhu 25° C adalah 100 cm. Jika
koefisien muai panjang logam 1,33 × 10-5 /° C, maka panjang batang pada
suhu 100° C adalah ….
a. 100 cm d. 100,3 cm
b. 100,1 cm e. 100,4 cm
c. 100,2 cm
9. Suatu gas memiliki volume 100 cm3 pada temperatur 0° C dan tekanan
1 atm. Jika temperatur dinaikkan menjadi 50° C dan tekanan menjadi
2 atm, maka volume gas tersebut menjadi ….
a. 45,5 cm3 d. 59,2 cm3
b. 44,5 cm3 e. 38,4 cm3
c. 35,5 cm3
10. Kalor jenis es 0,5 kal/g °C, kalor lebur es 80 kal/g, dan kalor jenis air 1 kal/g °C.
Setengah kilogram es bersuhu -20° C dicampur dengan sejumlah air yang
bersuhu 20° C, sehingga mencapai keadaan akhir berupa air seluruhnya dan
bersuhu 0° C. Massa air mula-mula adalah ….
a. 1 kg d. 2,5 kg
b. 1,25 kg e. 3,25 kg
c. 2,25 kg
11. Sebatang besi bermassa 1 kg memiliki suhu 20° C. Suhu besi dinaikkan
menjadi 30° C dengan sebuah pemanas listrik berdaya 1 kW. Jika efisiensi
pemanas 100% dan waktu yang diperlukan 20 sekon, maka kapasitas kalor
besi adalah ….
a. 1.000 J/°C d. 1.800 J/°C
b. 1.200 J/°C e. 2.000 J/°C
c. 1.500 J/°C
12. Perhatikan gambar di samping! Bila I
adalah kuat arus listrik yang melalui
hambatan 8 ohm, maka besarnya kuat
arus listrik yang melewati hambatan
5 ohm adalah ….
a. I
b. 2I
c. 3I
d. 4I
e. 5I

13. Jika air 100 g dengan suhu 100° C dicampur dengan air 200 g yang suhunya
10 ° C, maka suhu akhir campuran tersebut adalah ….
a. 70° C d. 45° C
b. 67° C e. 40° C
c. 55° C
14. Dua buah resistor sama besar terhubung secara seri dengan sebuah baterai,
ternyata daya total yang terdisipasi sebesar 20 W. Jika kedua resistor tersebut
dihubungkan secara pararel, maka besar daya total yang terdisipasi adalah
….
a. 70 W d. 100 W
b. 80 W e. 110 W
c. 90 W
15. Sebuah kawat tembaga dipotong menjadi sepuluh bagian yang sama
panjangnya. Kesepuluh kawat tembaga ini kemudian disambungkan secara
pararel. Hambatan kombinasi pararel kesepuluh kawat tembaga tersebut
jika dinyatakan dalam hambatan kawat tembaga yang belum dipotong tadi
adalah ….
a. 1/100 kalinya d. 10 kalinya
b. 1/10 kalinya e. 100 kalinya
c. 1 kalinya
16. Jika lampu pijar yang berukuran 60 W/220 V di pasang pada tegangan 110 V,
maka daya lampu pijar tersebut adalah ….
a. 60 W d. 50 W
b. 45 W e. 80 W
c. 45 W
17. Perhatikan gambar di samping!
Beda potensial antara kedua ujung
resistor 4 ohm adalah ….

a. 0,5 V
b. 1 V
c. 1,5 V
d. 2 V
e. 2,5 V
18. Sebuah tong besi (koefisien muai panjang besi 12 × 106 /° C) bervolume
70 liter diisi minyak sampai penuh (koefisien muai volume minyak 950 × 106/° C)
dan diletakkan di halaman rumah pada saat pagi hari dengan suhu 20° C.
Pada siang hari suhu naik menjadi 40° C, sehingga minyak memuai.
Banyaknya minyak yang tumpah adalah ….
a. 1,28 liter d. 0,5 liter
b. 1 liter e. 0,28 liter
c. 1,5 liter
19. Hambatan jenis kawat penghantar bergantung pada …
a. luas penampang kawat d. panjang kawat
b. beda potensial kawat e. jenis kawat
c. hambatan kawat
20. Sebuah bola lampu berukuran 90 W/30 V. Jika hendak dipasang pada sumber
tegangan 120 V dengan daya tetap, maka lampu tersebut harus dirangkai
seri dengan hambatan sebesar ….
a. 10 ohm d. 40 ohm
b. 20 ohm e. 50 ohm
c. 30 ohm
21. Sebuah keluarga menyewa listrik PLN sebear 500 W denga tegangan 110 V.
Jika untuk penerangan keluarga tersebut menggunakan lampu berukuran
100 W/220 V, maka jumlah maksimum lampu yang bisa dipasang adalah
….
a. 10 buah d. 40 buah
b. 20 buah e. 50 buah
c. 30 buah
22. Mata manusia peka terhadap cahaya tampak yang memiliki panjang
gelombang antara ….
a. 400 nm – 800 nm d. 300 nm – 400 nm
b. 600 nm – 900 nm e. 100 nm – 200 nm
c. 200 nm – 300 nm
23. Satuan daya listrik dapat dinyatakan dalam ….
a. A2 �� d. VA
b.
Nm
V e. VC
c. AC-1
16 ��
12,5 v
5 ��
8 ��
1 ��
3 ��
4 ��
24. Untuk memotret keadaan tulang dalam tubuh digunakan ….
a. sinar tampak d. ultraviolet
b. sinar gamma e. inframerah
c. sinar-X
25. Sebuah kawat penghantar yang dihubungkan dengan baterai 6 V
mengalirkan arus 0,5 A. Jika kawat dipotong menjadi dua bagian sama
panjang dan dihubungkan pararel satu sama lain ke baterai, maka kuat
arus yang mengalir sekaranga adalah ….
a. 12 A d. 0,5 A
b. 6 A e. 0,25 A
c. 2 A
26. Keunggulan gelombang radio FM dari gelombang radio AM adalah ….
a. jangkauan lebih jauh
b. dipantulkan ionosfer
c. merupakan gelombang longitudinal
d. sebagai pembawa informasi
e. gelombangnya diterima lebih jernih
27. Sebuah aki mempunyai ggl 12 V dan hambatan dalam 0,1 ohm. Jika aki diisi
dengan arus 20A, maka tegangan antara kedua terminalnya adalah ….
a. 10 V d. 13 V
b. 11 V e. 14 V
c. 12 V
28. Sebuah pesawat tempur memancarkan pulsa gelombang radar, 4 sekon
kemudian gelombang pantul diterima. Hal ini menunjukkan terdapat benda
dari pesawat sejauh ….
a. 12 × 108 m d. 6 × 108 m
b. 12 × 105 m e. 7,5 × 108 m
c. 6 × 105 m
29. Sebuah pemancar stasiun TV bekerja pada frekuensi 1,5 MHz. Jika cepat
rambat gelombang elektromagnetik di ruang hampa sebesar 3 × 108 m/s,
maka panjang gelombang TV tersebut adalah ….
a. 4,5 × 108 m d. 2 × 102 m
b. 2 × 105 m e. 2,5 × 102 m
c. 1,5 × 102 m
30. Foto-foto sinar-X yang digunakan para dokter gigi umumnya diambil pada
saat mesin sinar-X beroperasi dengan elektron dipercepat pada tegangan
sekitar ….
a. 250 nm d. 0,25 nm
b. 25 nm e. 0,025 nm
c. 2,5 nm

B. Jawablah soal-soal berikut dengan benar!

1. Sebuah miskroskop mempunyai panjang tabung 21,4 cm, fokus objektif
4 mm, dan fokus okuler 5 cm. Untuk mendapatkan bayangan yang jelas
dengan mata tak berakomodasi, maka tentukan jarak benda dengan lensa
objektif!
2. Sebuah pesawat pengintai yang dilengkapi radar mendeteksi musuh yang
terbang mendekatinya. Jika waktu yang diperlukan gelombang radar pada
saat dipancarkan sampai diterima kembali adalah 5 × 10-5 sekon, maka
tentukan jarak pesawat musuh tersebut!
3. Robert memiliki titik dekat 50 cm di depan lensa matanya. Agar dapat
membaca pada jarak normal (25 cm), maka tentukan kekuatan kacamata
yang harus dipakai Robert?
4. Sebuah lempeng berbentuk persegi panjang memiliki panjang 15 cm dan
lebar 28 cm terbuat dari aluminium. Jika suhu lempeng tersebut dinaikkan
sebesar 100° C, maka tentukan luas lempeng tersebut! (koefisien muai
panjang aluminium = 2,4 × 10-5/°C)
5. Sebuah lampu mercuri memancarkan gelombang elektromagnetik dengan
laju energi rata-rata tiap satuan luas sebesar 24 105watt/m2
��
�� . Tentukan
besarnya medan magnetik maksimum lampu tersebut!
6. Sebongkah es yang bersuhu -10° C dipanasi hingga tepa menjadi uap pada
titik didihnya (100° C). Jika massa es 30 g, maka tentukan jumlah kalor yang
diperlukan! (kalor jeis es = 0,5 kal/g °C, kalor lebur es = 80 kal/g, titik lebur
es = 0° C, dan kalor uap air = 540 kal/g)
7. Sebutkan perbedaan gelombang elektromagnetik dan gelombang mekanik!
8. Sebuah kompor listrik yang dayanya 500 W dan daya gunanya 40%
digunakan untuk memanaskan I liter air yang suhu awalnya 20° C. Jika kalor
jenis air adalah 4 J/g °C, maka tentukan suhu air setelah 15 menit!
9. Di sebuah pabrik digunakan sinar laser untuk membuat lubang pada
kepingan logam. Intensitas rata-rata sinar adalah 1,23 × 109 J/m2s.
Tentukan nilai maksimum medan listrik dan medan magnetiknya!
10. Sebuah galvanometer yang hambatannya 50 ohm akan mengalami
simpangan maksimum jika dilalui arus 0,01 A. Agar dapat digunakan untuk
mengukur tegangan hingga 100 V, maka tentukan hambatan muka yang
harus dipasang pada galvanometer tersebut!

KUNCI JAWABAN
Pelatihan Semester Genap
A. Pilihan Ganda
1. c
2. e
3. b
4. d
5. b
6. e
7. a
8. b
9. d
10. c
11. e.
12. c
13. e
14. b
15. a
16. b
17. b
18. a
19. e
20. c
22. a
24. c
26. e
28. d
30. e
B. Essay
2. 7,5 km
4. 422,016 cm2
6. 21750 kal
8. 65° C
10. 9950 ohm

Senin, 02 Januari 2012

The Strength Part 2

Lanjutan  “The Strength”
Kejatuhan
 

 
Amsterdam kini tengah malam.
5 jam berdiam dalam pesawat yg berangkat pukul 8 pagi waktu Indonesia bagian barat, ternyata membawanya ke bagian belahan dunia lain saat jam menunjukkan pukul 19.35 waktu setempat.
Pukul 8 pagi waktu Indonesia. Ley tersenyum lirih mengingat itu. 2 jam lebih awal dr apa yg dikatakannya pada ke-3 sahabatnya kemarin lusa. Ley tidak berbohong klo pada awalnya jadwal keberangkatan itu pukul 10, tapi dia ingin tak ada hal yg membuatnya kembali berat untuk meninggalkan tempat itu saat sahabat2nya mengucapkan kata2 perpisahan seperti bayangannya.
Tapi toh 5 menit sebelum pesawat take off dia sudah mengirim sebuah pesan singkat pada ketiganya bahwa dia sudah berada di pintu pesawat. Jadi ketiga cewe itu tak harus kalang kabut tak menemukan dirinya di bandara.
Ley memandang keluar jendela mobil yg ditumpanginya. Negara ini…. indah dan tenang. Ley menarik ujung2 bibirnya, membentuk sebuah senyum khas miliknya. Hari ini dia akan beristirahat sejenak di apartement milik keluarganya sebelum menjalani sederet jadwal pengobatannya.
˜˜Ë
Sebuah kamar tidur yg cukup besar dg dominasi warna putih dan cokelat. Masih sama saat terakhir dia kesini untuk berlibur sekitar 1 tahun yg lalu. tetap bersih dan rapi.
Kamar inilah tempat privasinya. Disinilah tempat yg slalu membuatnya nyaman untuk menumpahkan segala perasaannya. Dan mungkin disini nanti juga hal yg paling dia hindari akan terjadi.
Sebuah hal yg dilakukan dg hanya mengikuti perasaan. Bukan logika realistis yg slalu digunakannya. Sebuah hal yg akan merubah segalanya.
˜˜Ë
Suara ketukan di pintu kamarnya membuat Ley terbangun dari tidur malamnya yg cukup nyenyak.
Dg sedikit gerakan untuk melemaskan otot2nya, Ley berjalan ke arah pintu kamarnya.
Dia tersenyum saat melihat sosok sang Mama yg berdiri di sana.
“Udah bangun sayang?” tanya sang mama lembut sambil membelai rambut Ley.
Ley mengangguk kecil, lalu kembali melangkah menuju ranjang tidurnya dan duduk di sana. sang Mama mengikuti dan duduk di tepian ranjang.
“Jam berapa sekarng?” tanya Ley dg mata masih sedikit terpejam.
Wanita cantik itu tersenyum dan dia berdiri lalu melangkah sebelum menjawab pertanyaan sang putri. Di bukanya curtain putih yg menutup jendela kaca besar kamar itu.
“Jam 9. Masih ngantuk?” tanyanya penuh perhatian.
“Terlalu nyaman disini,” jawabnya pelan.
“Itu alasan kenapa kamu suka tempat inikan?”
“Ya….” Jawab Ley lagi, masih pelan.
“We have schedule at 11.30 am today. You must get prepared dear..,” ujar sang Mama sambil kembali duduk di tepian ranjang. Ditatapnya Ley teduh.
Ley balas menatap mamanya. Pandangan mata itu akan slalu dirindukannya. Walau dia tahu dia bisa menemukan itu kapanpun dia mau.
Dan ley hanya menjawabnya dg sebuah anggukkan kepala.
“Kalau gitu mama keluar ya…,” pamit sang Mama sambil beranjak keluar.
“Ma…,” panggilan itu membuat sang Mama membalikkan badannya.
“Ya?”
Ley tak langsung menjawab. Dia malah tersenyum dan menatap mamanya lekat.
“Makasih udah bangunin Ley…,” ucapnya kemudian.
“Sama-sama,” balas sang Mama sebelum benar2 meninggalakan kamar putrinya itu.
˜˜Ë
Ini hari kesepuluh Ley tinggal di Amsterdam. Dan selama itu pula dia tdk pernah absen untuk control. Tapi itu masih tahap awal. Belum pengobatan yg sesungguhnya. Dan mungkin hari ini adalah awalnya.
Suatu hal yg tak diduga sebelumnya. Karna ini masih terlalu dini. Tapi pernyataan itu sudah keluar begitu saja.
Penyakit itu sudah terlalu liar menjalar. Liar karna terlalu cepat. Liar karna penyakit itu berlari sesuka hatinya.
Mobil itu melaju dalam diam. Ley bahkan sang Mama masih terus diam. Masih terlalu tergunjang dg apa yg mereka dengar.
Penyakit itu sudah menjalar. Kami tidak menyangka ‘dia’ seagresif ini. Tapi kamu akan berusaha semaksimal mungkin.
Kanker itu menggrogoti tubuhnya. Kami takut agresifitasnya terus meningkat.
Dua hal itu sudah cukup untuk membuat anak dan ibu itu mengerti. Mereka paham. Dan mereka tahu kelanjutan itu semua.
Penyakit itu terus bertambah parah dan harapan itu semakin kecil. Intinya seperti itu.
Tapi tetap dipaksakan agar air mata itu tidak meleleh sekarang.
Ley memilih melihat keluar jendela mobilnya tanpa fokus. Pandangannya kosong. Sama seperti hatinya. Tapi tidak pikirannya. Sedari tadi pertanyaan2 itu terus muncul dr benaknya. Seperti apakah keadaannya sekarang? Sudah separah itukah penyakitnya? Tapi tak ada satupun yg mampu dijawabnya.
˜˜Ë
“Are you fine Ley?” tanya sang Mama penuh kelembutan saat mereka sudah sampai di depan apartement.
Ley mengangguk sekilas.
Di dalam sang Papa tengah berkutat dg laptop miliknya. Dan langsung berdiri saat dilihatnya dua orang tercintanya sudah pulang.
“Bagaimana hari ini?” tanyanya. Ditatapnya sang istri lalu sang putri.
Ley tersenyum tenang saat sang Papa menatapnya sedikit cemas. Sebuah senyum khas miliknya. Senyum tanpa beban miliknya. Dan matanyapun masih memancarkan ketenangan yg luar biasa. Sementara sang Mama menatap lirih ekspresi itu.
“Ley ke kamar dulu ya Pa, Ma… mau istirahat,” pamitnya. Msh dalam ketenangan yg sama dia berjalan menuju kamarnya.
“Apa yg terjadi?” tanya sang Papa setelah melihat Ley sudah masuk ke kamar.
Wanita itu menunduk dalam. Tak dapat lagi disembunyikan gurat kesedihan itu seprti yg dilakukannya tadi di depan putrinya.
“Ma….?” Panggil sang Papa.
“Kanker itu… sudah menjalar Pa,” ucapnya lirih. Sangat lirih. Hampir tak terdengar.
Sejenak wajah tegas itu berubah kelam. Apakah dia tak salah dengar?
“Ceritakan ma…,” mintanya pelan.
Sementara itu di dalam kamar….
Ditutupnya pintu perlahan. Dengan senyum dan tatapan tenang yg masih tersisa, Ley duduk di atas ranjangnya perlahan.
Diam dia menatap sebuah lukisan yg tergantung pada dinding di depannya. Dan ekspresi tadi seketika hilang. Senyum itu, ketenangan mata itu. Tak terlihat lagi di sana.
Semuanya terasa lumpuh. Dipaksakannya lagi senyum miliknya itu muncul tapi gagal. Dicobanya lagi tapi masih gagal. Di cobanya lagi dan lagi, dan tetap tak berhasil. Matanya kini menatap sayu. Ketenangan itu hilang sudah.
Rasanya sangat lelah. Sakit dan sesak. Mungkin ini saatnya. Saat dirinya harus mengalah. Dan dugaannya benar ditempat inilah.. hal itu akan terjadi.
Semua membuncah. Lelah, berat, ketakutan, kekhawatiran, dan entah apalagi yg lain. Dan lagi2 pertanyaan2 itu berputar di otaknya.
Haruskah seperti ini? berapa lama lagi dia bisa bertahan? Seberapa kuat lagi dirinya? Salahkah jika ia takut mati sekarang?
Dan lagi2 semua pertanyaan itu hanya tetap sebuah pertanyaan tanpa jawab.
Pandangannya mulai kabur. Lapisan bening itu mulai memenuhi mata indahnya. Inikah waktunya? Saat dia benar2 mengalah dan melakukan dg dasar sebuah perasaan? Tapi ternyata dirinya sudah terlalu lelah dan dia akan mengalah sekarang.
Dengan gerakan tak terkendali seprti kesetanan dia mengobrak2 barang2 yg ada didekatnya dan meja kecil disebelah tempat tidur itu-yg berisi lampu tidur , vas bunga, dan beberapa buku- juga tak luput dari aksinya. Ditambah dg teriakan dari rasa frustasi tak terkendali yg baru pertama kali ini diturutinya.
Diluar mendengar suara ribut dr kamar sang putri, kedua orang tua itu berlari dlm kekhawatiran.
Sesaat tak ada yg bergerak membuka pintu. Mereka hanya diam di depan pintu kayu putih itu. Karna mereka tau itu adalah bagian privasi putrinya. Tapi sejurus kemudian sang mama memutuskan untuk masuk perlahan.
Dibukanya pintu itu perlahan dan dibiarkan setengah terbuka. Wajah wanita itu terkejut tak percaya. Diam mematung di tempatnya.
 Itukah putrinya?
Itukah Aleysa Aninda putrinya? Putri yg dikenalnya sangat tegar dan kuat. Putri yg dikenalnya selalu bisa terlihat tenang dan baik2 saja. Itukah putrinya sekarang?
Atau itukah sosok putri tunggalnya yg sebenarnya? Gadis itu menangis dg memeluk kedua kakinya dan membenamkan wajahnya disana.   
Terlihat sangat menyedihkan. Bahkan suara tangisnya pun sangat menyakitkan untuk didengar oleh siapapun. Perlahan sambil menahan air matanya sendiri, sang mama berjalan mendekat lalu duduk diekat sang putri.
“Sayang….,” panggilnya pelan sambil mengusap punggung sang putri. Gadis itu mendongakakn wajahnya ke arah sang mama.
Mata itu. Bukan tatapan mata milik putrinya yg selalu dilihatnya. Mata itu bahkan tak menampakkan bahwa ia selalu memancarkan sinar ketenangan tak terkalahkan. yang terlihat sekarang hanyalah kesedihan yg luar biasa. Rasa lelah yg begitu lama, kecemasan yg begitu memeluk erat pemiliknya, dan ketakutan yg luar biasa.
Gadis itu memeluk sang Mama meminta pertolongan. Sangat erat sambil terus menangis.
“Mama ada disini sayang,” ucap sang mama lirih sambil berusaha menghentikan tangisnya sendiri.
“Ley takut ma…,” ucapnya lirih di sela tangisnya.
“Ley…Ley ta..kut.. Ma… takut,” ucapnya lagi. Kini dg terbata. Dan hanya kalimat yg sama itu yg terus diulangnya.
“Mama disini.”
Wanita itu masih tak percaya. Dalam sebuah pelukan untuk anaknya dia mencoba untuk tegar. Tapi gagal karna untuk pertama kalinya putrinya itu benar2 bersandar padanya. Meminta sebuah kekuatan dan perlindungan. Dia melihatnya sekarang.
Hatinya mencelos.Putri kesayangan dan kebanggaannya itu benar2 terpuruk dan jatuh sekarang. Tanpa topeng dan bentang kokoh milik sang putri.    

bersambung. . . 
G.G.

Purwodadi on Trip (??)

Hhhuuufftt...... pengin share lagi di blog tercinta...
Ini trip kedua selama aku di kelas X-10 akselerasi..
Perjalanan ke Purwodadi.... tugas biologi yang wajib dikerjain... mantengin satu2 tumbuhan disana, biar akrab gitu.. wkwkkwk...
Tapi karna namanya juga para ababil... jadi ya gini deh...
Penyalur hobi foto2 juga...

Siapa lagi kalau bukan yang punya blog... cewe manis bernama Margareta Galuh ini yang iseng-iseng nulis ceritanya di sini.. hahaha...
Ivana Novita, satu-satunya cewe chainis di kelas X-10...
Ini juga hasil jepretanku.... kliatannya malah kayak konsep pra wedd... modelnya Annas Gading dan Khrisnayu

Ini nggak sengaja... trus kalau dilihat-lihat malah kayak... para kru pemotretan gitu...

Karna namanya bukan rekreasi... tetep harus menjalankan kewajiban donk... Jadi akrab-akrab aja sama beberapa tumbuhan disana. baguskan?

Ini tumbuhan pertama yang dipelajari.. Kalau nggak salah namanya Tumbuhan Janda Merana..

Yang rajin nulis... aku sih kebagian potert aja.. asiiikk..
Benernya masih banyak sihh... tapi cukup segin aja... bentar lagi mau ke Jatim Park.... iihiirr...
Salam G.G.
 
Free Website templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos Onlinefreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesFree Soccer VideosFree Wordpress ThemesFree Web Templates